Smartphone Ilegal/Black Market Marak di Toko Online

Ramainya hp di pasar gelap yang di jual di internet sepertinya bikin rungsing beberapa eCommerce lokal. Contohnya, Tokopedia minggu lantas menghentikan peredaran iPhone 6s, 6s Plus, 7 serta 7 Plus di situsnya, mengingat ponsel pintar itu belum di jual resmi di Tokopedia. Hal itu mesti ditegaskan sebagai bentuk kepatuhan pada pemberitahuan dari Kemeterian Perdagangan tanah air. Lantas, bagaimana dengan macam hp BM yang banyak di jual di basis iklan baris seperti OLX? Kerapkali, merk hp kenamaan yang belum masuk pasar Tanah Air jadi kerap berseliweran di basis itu. Cuma saja, hp yang di jual telah berstatus secondhand dengan kata lain sisa.

Smartphone Ilegal/Black Market

Menyikapi hal semacam ini, Edward Kilian sebagai Chief Marketing Officer OLX, menyampaikan kalau OLX memanglah tak memperbolehkan penjualan hp BM di platform-nya. Terlebih, mereka mempunyai system moderasi yang ketat, dimana OLX mesti mengecek satu barang yang akan di jual. Beberapa barang BM memanglah tak bisa di jual di kami, namun bila di kami umumnya hp yang di jual itu statusnya sisa. Kita bicara possession (hak punya). Barang yang dituding BM itu di jual sama orang yang pernah memilikinya, saat ia jual lagi status possesion-nya telah lain. Jadi barang sisa.

Yang tidak bisa di jual di kita itu yaitu pedagang baru (distributor) yang jual barang BM. Nah bila barang sisa itu statusnya BM atau tak, kan tidak ketahuan. Sebatas info, beberapa eCommerce di ketahui pernah jual sebagian hp BM, seperti iPhone generasi paling baru, Xiaomi Mi 5, Huawei P9, serta ada banyak lagi. Sampai detik ini, semua belum resmi ada di Indonesia.

Belum lama ini, sekitaran 10.000 unit smartphone BM memiliki loabel iPhone serta Xiaomi pernah diambil alih oleh polisi dari dua mobil boks yang tengah melintas di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Masalah ini juga memperoleh perhatian serius dari pemerintah serta beberapa pemain industri smartphone serta eCommerce. Terlebih, sebagian bln. paling akhir banyak diketemukan product BM di sebagian website eCommerce Indonesia.

Iklan